Mohon Maaf Lahir Bathin

244

Akhirnya bisa online lagi… Ramadhan telah meninggalkan kita. Suasana Idul Fitri pun sudah mulai pudar. Apakah semuanya sudah selesai dan akan kembali ke rutinitas semula? Sepertinya begitu… tapi hari Jum’at yang lalu saya tersadarkan oleh isi dari khutbah yang dibawakan. Bahwa syawal adalah awal bukan akhir. Karena selama Ramadhan kita berlatih tentang banyak hal. Nah latihan itu untuk memberi kita bekal dalam mengarungi kehidupan selama 11 bulan ke depan. Apakah latihan kita selama Ramadhan dapat dikatakan berhasil atau tidak, bisa dilihat sekarang dan 11 bulan kedepan…

Mungkin itupun berlaku bagi kami selaku admin blog ini, selama bulan Ramadhan kemarin kami berhasil membuat beberapa tulisan bahkan ada yang berseri pula. Padahal biasanya kami kesulitan membuat tulisan baru untuk blog ini secara berkala. Alhamdulillah semoga semangat itu tetap terjaga pada bulan-bulan berikutnya.

ucapan idul fitri

Kami mohon maaf akan kesalahan, kekurangan dan kemalasan kami selama menjadi admin blog ini. Ini adalah Idul Fitri kedua bagi blog ini, kami berharap kedepannya kami bisa lebih baik lagi. Adapun tentang komentar-komentar pedas yang ditujukan pada kami, kami terima dengan lapang dada karena toh memang nyatanya begitu. Tapi untuk komentar yang sudah keterlaluan, sampai menggunakan kata-kata binatang, mohon maaf kami hapus… maksudnya supaya tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya.

Mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya.