Mengatur Kategori, Tag, Komentar dan Terbitkan!

387

Setelah kita membuat postingan dengan segenap curahan hati dan perasaan ( :lebay: ), sekarang saatnya kita menerbitkannya. Biarkan dunia tahu apa yang kau pikirkan, apa pendapatmu, apa perasaanmu atau siapa dirimu. Hehehe… Tapi bener loh, tulisanmu mencerminkan siapa dirimu.

Pengalaman saya ketika main di wordpress.com, banyak tuh blog dengan tema yang sama tapi tetap saja setiap blog memiliki nuansa yang berbeda. Hal ini karena tulisan yang ada didalamnya.

Halah malah ngelantur…. tenang, postingan ini adalah bagian terakhir dari kisah tentang bagaimana cara membuat postingan di wordpress.

  1. Cara Membuat Postingan di WordPress
  2. Tag HTML yang Sering Digunakan dalam Postingan
  3. Mengatur Kategori, Tag, Komentar dan Terbitkan!

Intinya postingan kali ini akan bercerita tentang beberapa pengaturan yang bisa kita lakukan sebelum menerbitkan tulisan.


Pilih Kategori Tulisan

Kategori atau Category maksudnya adalah pengelompokkan tema tulisan. Contohnya di blog ini, ada kategori “Programming” dengan anak kategori (subkategori) “PHP”, “Javascript” dan lain – lain. Kegunaannya supaya pengunjung yang tertarik pada sebuah topik dapat dengan mudah menemukan semua tulisan yang ia sukai dalam sebuah kategori.

Cara membuatnya mudah, di bagian bawah post editor wordpress ada beberapa tab seperti dibawah ini,

tools postingan wordpress 3

Cari tab “category”, disana akan terlihat beberapa kategori yang telah kita buat sebelumnya, lengkap dengan sub-kategorinya. Jika tulisan kita termasuk dalam salah satu kategori yang pernah dibuat maka tinggal klik pada kategori yang dimaksud. Selesai.

Tapi jika tulisan kita belum termasuk kategori manapun dan bermaksud membuat kategori baru, tinggal tulis nama kategori baru tersebut di form input yang disediakan, pada opsi “parent-category” biarkan saja jika kategori baru tersebut merupakan sebuah induk kategori. Tapi jika kategori baru tersebut adalah anak dari induk kategori yang sudah ada maka “parent category” tadi ganti dengan kategori induk yang dimaksud.

Tentukan Tag dari Tulisanmu

Menurut saya, kegunaan tag untuk blog wordpress dengan hosting sendiri mirip dengan kegunaan kategori. Makanya supaya pengunjung lebih fokus pada kategori, kami tidak menggunakan “tag” di blog ini.

Tapi untuk pengguna jasa wordpress.com, tag ini memiliki kegunaan yang berbeda dengan kategori. Kalau kategori adalah pengelompokan jenis tulisan dalam sebuah blog tapi kalau “tag” adalah pengelompokan jenis tulisan dari seluruh blog di wordpress.com. Coba saja klik sebuah “tag” di blog wordpress.com, yang muncul kemudian adalah tulisan – tulisan yang terkait dengan tag tersebut dari berbagai blog wordpress.com.

Cara menambahkan tag, tinggal masukan dalam form input dan tulis tag yang diinginkan. Pisahkan dengan koma antara satu tag dengan tag lainnya. Kita pun bisa menggunakan tag yang pernah kita pakai atau yang paling sering kita pakai.

Biarkan Mereka Berkomentar

Cari tab “Discussion”, disana ada opsi untuk mengizinkan postingan dikomentari pengunjung dan mengizinkan saling berbagi link dengan postingan lain. Jika tulisan kita ingin atau boleh dikomentari maka kasih centang saja keduanya, tapi jika tidak ingin, maka biarkan saja.

Salah satu pengalaman berharga ketika ngeblog adalah saling interaksi dengan pengunjung. Jadi biarkan mereka berkomentar…

Satu langkah lagi, Terbitkan!

Poin terakhirnya ada pada tab “publish”. Selalu gunakan tombol “save draft” jika telah melakukan perubahan atau penambahan pada postingan dan “preview” untuk melihat hasilnya. Jika masih ada yang kurang nyaman atau salah, edit lagi dan “save draft” lagi, lalu “preview” lagi dan begitu seterusnya. Setelah kita merasa postingan telah sempurna selanjutnya tinggal tekan tombol “publish”. Berhasil… berhasil.. berhasil… ( :dora: ).

Opsi lain yang mungkin perlu diketahui dalam mengatur terbitnya postingan,

  • Sticky Post, artinya postingan yang akan terus berada di posisi terdepan/teratas dalam homepage blog kita. Biasanya digunakan untuk postingan yang berisi informasi penting yang ingin diketahui oleh para pengunjung. Opsinya ada di opsi “visibility”.
  • Jadwal Postingan, maksudnya kita bisa mengatur waktu terbit sebuah postingan. Jadi tidak harus selalu setelah postingan selesai lalu terbitkan. Opsinya ada di opsi “publish”, tinggal masukan tanggal dan jam waktu postingan ingin kita terbitkan. Selain Google menyukai blog yang update secara berkala, juga untuk menjaga jika suatu saat kita mengalami “sindrom malas” untuk membuat postingan.

Alhamdulillah selesai juga tulisan panjang mengenai cara membuat postingan di wordpress ini, pesan moral dari semuanya adalah AYO MENULIS!

Salam.