Tutorial WordPress : Settingan Awal

322

Tutorial wordpressnya berlanjut, kali ini tentang settingan awal blog wordpress. Settingan awal maksudnya adalah beberapa hal yang harus kita atur / setting setelah kita membuat blog wordpress dan sebelum membuat postingan. Gunanya agar kita tidak perlu banyak melakukan settingan lagi setelah itu. Intinya begitu lah…

Langsung saja, kita masuk ke dashboard wordpress dan lihat menu paling bahwah yaitu setting, karena disanalah kita akan main – main kali ini. Berikut penjelasan singkatnya,

General Setting

Sepertinya tidak perlu penjelasan lebih karena memang mudah, tinggal diisi saja formnya, masukan nama blog, tagline, url, email dan lain – lain. Hanya pada bagian Membership, jika blognya adalah blog pribadi dengan satu user sebaiknya hilangkan saja centang-nya. Penjelasannya tentang Membership ini akan dibahas lebih dalam di postingan terpisah. Hal lain yang harus diperhatikan pada general setting adalah Time Zone atau zona waktu. Masukkan saja UTC+7 untuk WIB.

Writting

Size the post box maksudnya ukuran tinggi dari media tempat kita menulis postingan. Kasih centang aja pada 2 opsi selanjutnya, terakhir pilih default untuk kategori dan link. Ini berguna ketika kita membuat postingan baru dan lupa mengatur kategori-nya maka akan secara otomatis postingan tersebut dimasukan kedalam kategori yang dipilih di settingan ini. Berlaku juga untuk penambahan link.

Reading

Yang ini settingan buat mengatur tampilan homepage blog kita. Ada dua pilihan, jika ingin homepage-nya berupa postingan terakhir maka kasih centang pada your latest post, tapi jika ingin homepage-nya ingin berupa halaman statis maka centang Static Page, konsekuensinya kita harus memilih halaman yang akan kita gunakan sebagai homepage dan halaman tempat menampilkan postingan. Untuk lebih jelas sebaiknya saya kasih gambar saja…

settingan awal wordpress

Menurut saya, opsi ini adalah salah satu keunggulan yang dimiliki wordpress, karena sebuah wordpress bisa ditampilkan seperti blog pada umumnya yaitu bebererapa postingan terakhir pada homepage. Selain itu, wordpress pun bisa tampil sebagai sebuah website profesional yang biasanya homepage-nya berupa halaman statis. Makanya kadang ada yang mengenal wordpress sebagai blogging tool tapi ada juga yang memanfaatkannya sebagai CMS sebuah website. Intinya wordpress memfasilitasi keduanya. Tergantung kreatifitas blogger atau web designer memanfaatkannya.

Discussion

Kalau yang ini untuk pengaturan komentar. Salah satu kelebihan blog adalah pengunjung bisa menanggapi tulisan kita lewat form komentar. Tapi jika suatu halaman tidak ingin dikomentari bisa disetting pada pengaturan sebelum tulisan dipublish… baca mengatur komentar untuk lebih jelasnya. Jadi ini settingan untuk komentar secara umum. Sebenarnya tinggal dibaca saja dan beri centang pada opsi yang dianggap diperlukan. Tapi 2 hal yang harus lebih diperjelas,

Enable threaded (nested) comments

Salah satu kelebihan wordpress yang lain adalah kita bisa membalas atau me-reply sebuah postingan tepat dibawah komentar tersebut, tampilan komentar balasan tersebut biasanya akan menjorok lebih kanan dari komentar utama. Beri centang opsi ini dan masukan berapa jumlah komentar balasan yang bisa diberikan pada komentar utama, defaultnya berisi nilai 5.

Break comments into pages with

Sebuah postingan di blog yang populer biasanya mendapatnya banyak sekali komentar, jika semua komentar tersebut ditampilkan maka akan menjulur sangat panjang kebawah. Opsi ini memberi pilihan supaya komentar yang banyak tersebut dikelompokan menjadi beberapa halaman. Misalkan beri nilai 10, maka hanya sepuluh 10 komentar yang akan terlihat ketika postingan tersebut dibaca, komentar sebelumnya bisa dibaca pada halaman kedua komentar tersebut (navigasinya biasanya berada dibawah komentar paling bawah).

Pengaturan lainnya adalah memilih komentar yang ditampilkan pertama, pilih newer untuk menampilkan komentar terbaru yang ditampilkan paling atas, atau older untuk komentar paling lama alias pertamaxxx^^ yang akan ditampilkan diatas.

Media

Pengaturan ini berguna ketika kita mengupload media atau gambar untuk dimasukan ke dalam postingan. Silahkan dibaca dan diisi ukuran – ukuran masing – masing sesuai kebutuhan. Yang harus dipertimbangkan adalah lebar dari area postingan theme wordpress yang kita gunakan. Jika widthnya 600 px, maka pada form max width untuk ukuran Large isi dengan nilai sedikit dibawah 600px, misalkan isi dengan 570px.

Privacy

Ada dua pilihan, yang pertama memperbolehkan blog kita dilihat dan diakses semua orang termasuk search engine maka centang pada tulisan atau centang pada normal visitor jika kita tidak ingin Search Engine mengindex blog kita. Sekali lagi pilih sesuai kebutuhan.

Permalink

Meski settingan permalink ini berada paling bawah, tapi jangan abaikan settingan ini. Settingan ini berfungsi untuk menentukan alamat dari postingan kita. Tinggal dipilih sesuai kebutuhan, hanya sangat tidak disarankan opsi default. Selain tidak enak dilihat juga Google kurang suka link model seperti model default tersebut. Untuk magzimp ini, kami memilih link postingan ditulis setelah kategori. Caranya dengan memilih Custom Structure dan mengisinya dengan /%category%/%postname%/ . Alasannya supaya mudah mengelompokan postingan pada navigasi menu untuk kategori. Misalkan Menu Blogging maka akan menampilkan postingan – postingan yang masuk dalam kategori blogging.

Para master malah ada yang menempatkan link postingan setelah nama blog, maksudnya supaya lebih seo friendly. Jadi link postingannya akan terlihat seperti http://magzimp.com/tutorial-wordpress-settingan-awal , jika ingin seperti itu maka pada Custom Structure dan mengisinya dengan /%postname%/ . Jadi tinggal dipilih sesuai kebutuhan.

Yang harus diingat bahwa setting permalink ini harus dilakukan ketika blog kita masih baru sebelum kita melakukan postingan apapun. Karena ketika kita merubahnya setelah postingan sudah banyak dan link-nya telah tersebar, maka akan menyebabkan missing link pada link yang mengarah pada postingan kita. Tentu sangat merepotkan karena kita harus mengedit link – link yang sudah tersebar itu. Jadi Setting permalink ini harus didahulukan dan cukup sekali.

Akhir kata, selamat melakukan setting awal untuk blog wodpress anda ^^

  • pneunkGroonry

    The success of any site on the Internet is a daily update. In your case, it is simply necessary, only if you are regular visitors. It’s like a car, you need to constantly top up petrol in the tank, then the car will be on the move. This writing is not just because I write as someone who has a website too.

  • kalo setting kotak komentar supaya lebih mudah pengunjung memberikan komen gimna mas??

  • mohon pencerahanya.
    blok kami wordpress beralamat di agrobuah.com
    kami mempunyai sedikit permasalahan yaitu
    bila pengunjung masuk dan mau komentar setelah mengisi form yang ada yaitu
    nama, email, alamat web, isian komentar sudah di isi selanjutnya kirim komentar.
    akan tetapi tidak sukses terkirim dan
    tertahan mesin pengaturan yang isinya

    Error 1: Click back and type in the password.

    apakah maksudnya itu. dan bagaimana untuk mengaturnya.
    mohon bantuannya bagaimana cara mengaturnya ?
    ==========================
    tutor nya udah saya coba tetapi masih juga
    Error 1: Click back and type in the password.

  • Om. pengen belajar, eh koq ga bisa ya.
    Sepertinya Wordpres Cukup sulit untuk di mengerti.
    Sepertinya navigasi yang ada lumayan bedanya dengan blogspot.
    Please,, Om… Pencerahan dong..
    Terima kasih banyak atas segala Perhatiannya.

    • kalo terbiasa blogspot memang agak terasa merepotkan tapi jika telah terbiasa malah lebih enak dan powerful lho…

  • eka

    kalau aku mah lebih suka wotpres coz tinggal install plugin2 buat optimasi nya.. kalau blogsot rada ribet voz gak mudeng pemrograman 🙂

  • wordpress emang mantap..thanks

  • apakah masih berlaku untuk setinggan wordpress versi sekarang?