Tutorial CorelDraw : Trace Gambar / Image

Advertisements

Trace gambar/image maksudnya adalah cara untuk merubah gambar bitmap menjadi gambar vektor. Perbedaan antara gambar bitmap dengan gambar vektor bisa dibaca di postingan pertama saya di blog ini. Kenapa kita harus melakukan trace terhadap gambar? Berdasarkan pengalaman saya, trace gambar ini dilakukan ketika ingin melakukan perubahan terhadap gambar bitmap. Kadang memang perubahan tersebut bisa dilakukan langsung di software pengolah gambar bitmap seperti Photoshop, tapi untuk keperluan yang lebih besar seperti untuk promotion tool, gambar vektor lebih diutamakan karena lebih fleksibel untuk berbagai media dan ukuran.

Ketika saya belajar web design dari berbagai website web design terkenal dari dalam dan luar negeri, ternyata kecenderungan mereka untuk urusan gambar vektor lebih sering menggunakan Adobe Illustrator daripada CorelDraw. Entahlah, karena pekerjaan saya sehari – hari dalam dunia cetak mencetak yang nota bene menuntut penggunaan CorelDraw, makanya sampai saat ini saya masih lebih sering menggunakan CorelDraw. Tapi suatu saat saya pun ingin mencoba Illustrator juga. Jadi Tutorial CorelDraw yang saya tulis di blog ini bukan berarti CorelDraw lebih baik daripada Illustrator ataupun sebaliknya. Ini hanya berbagi sedikit pengetahuan saya tentang CorelDraw.

Pada CorelDraw versi 12 kebawah, Corel menyediakan aplikasi tambahan yang bernama CorelTrace, tapi setelah rilis CorelDraw X3 ternyata CorelTrace tidak ditemukan lagi, tapi fiturnya disatukan atau terintegerasi dengan CorelDraw itu sendiri sehingga tracing dilakukan dalam CorelDraw itu sendiri. Menurut saya, memang lebih baik seperti sekarang.

Kepanjangan prolognya, sekarang saatnya kita mengenal trace gambar pada CorelDraw. Ada 2 teknik dasar yang bisa kita lakukan ketika menggunakan software ini.

Trace Manual

Trace manual dilakukan dengan menggambar ulang gambar yang ingin di trace, dengan memanfaatkan pen tool cs untuk membuat garis/line yang dirangkai mengikuti alur gambar bitmap yang hendak di-trace. Kerumitan trace-nya dibuat berdasarkan kebutuhan. Jika butuh outline-nya aja berarti hanya outline dari gambar tersebut yang digambar, tapi jika dibutuhkan sampai detail, berarti harus dibarengi dengan ilmu sabar :mrgreen: . Karena memang yang berperan dalam hal ini jam terbang dan si ilmu sabar.

Saya tidak akan menjelaskan detailnya, intinya yaitu dengan menggunakan pen tool dan teman – temannya untuk mengambar ulang gambar yang ingin kita trace. Sedikit tips : lihat garis besar gambar lalu beri node (titik temu antar garis) pada beberapa sudut penting. Untuk menghaluskan dan membengkokkan garis bisa dengan menggunakan shape tools (F10). Biar lebih mudah bisa lihat digambar.

trace image

Trace Otomatis

Nah yang ini adalah fitur dari CorelDraw seperti yang telah dibahas diawal, berguna untuk memudahkan kita ketika men-trace gambar/image. Fitur ini akan terlihat di property bar ketika sebuah gambar bitmap kita seleksi/pilih. Pilihan lainnya bisa melalu menu -> bitmap -> Quick, Centerline, Outline Trace . Ada beberapa pilihan dalam fitur ini :

1. Quick Trace

Namanya juga Quick jadi ini pilihan yang paling tidak ribet alias cepat, tinggal klik aja maka gambar vektornya akan langsung muncul. Tidak ada opsi pengaturan dalam Quick Trace ini, karena variabel perubahannya sudah diatur dari sananya. Untuk menyiasatinya kadang kita harus melakukan pengeditan kecil pada gambar bitmap yang akan jadi objek tracing, supaya hasilnya seperti yang kita inginkan. Misalnya dengan merubah gambar menjadi grayscale atau black white. Kadang kita pun perlu menghapus beberapa bagian pada gambar bitmap yang tidak ingin muncul dalam hasil tracing. Sebagai contoh, saya gunakan gambar gunung yang ada di sample picture-nya windows XP. Seperti inilah hasil Quick Trace.

contoh trace image

2. Centerline Trace

Yang ini maksudnya adalah trace dengan hasil yang didapat berupa garis tengah dari sebuah gambar. Hasilnya hanya berupa garis-garis utama pembentuk gambar/image tersebut. Pada praktek sehari – hari jarang saya gunakan, paling – paling jika sedang berekplorasi untuk menggambarkan gambar aneh :mrgreen: Untuk gambar gunung tadi, jika kita trace hasilnya akan terlihat seperti ini.

contoh trace image 2

3. Outline Trace

Anggap saja ini adalah Quick Trace yang memperbolehkan kita melakukan beberapa pengaturan. Yang kita dapat adalah gambar vektor dengan outline atau garis pinggirnya. Ada beberapa pilihan pada outline trace ini : Line Art, Logo, Detailed Logo, Clip Art, Low Quality Image dan High Quality Image. Silahkan dicoba satu persatu untuk melihat perbedaannya. Yang paling sering saya gunakan adalah High Quality Image. Berikut contoh hasil dari Outline Trace untuk gambar gunung biru.

contoh trace image 3

Trus, tipe trace mana yang lebih baik digunakan? Tentu saja tergantung dari gambar bitmap yang ingin kita trace dan kerumitan gambar vektor yang kita butuhkan. Malah saya lebih sering mengkombinasikan keduanya.

Banyak sekali kegunaan dari fitur trace pada CorelDraw tersebut, dari mulai memvektorkan sebuah logo sampai membuat design popart. Kita pun bisa membuat avatar kartun untuk blog dengan fitur trace ini. Tinggal pintar-pintar menggali kreatifitas. Daripada dihapus, gambar gunung hasil Quick Trace tadi saya beri warna dan hasilnya seperti ini.

hasil trace image

Tulisan ini hanya berisi tentang pemahaman dasar tentang trace gambar/image di CorelDraw, untuk langkah yang lebih teknis dan contoh kasus tentang trace gambar/image ini, InsyaAllah akan ditulis pada postingan tentang CorelDraw selanjutnya.

Salam :lol:


Advertisements
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Comments
  1. vee
  2. boedy
  3. Diana Sibuea
  4. nofree

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *