Opera Mini Emulator : Testing Tampilan Blog Versi Mobile di Opera Mini

588

Bagi sobat yang sering berselancar (browsing) lewat ponsel tentu tidak asing dengan Opera Mini. Opera mini adalah peramban (browser) Opera yang khusus diperuntukan untuk pengguna ponsel. Untuk segmen pengguna ponsel, sepertinya Opera Mini masih juara. Sampai bulan Nopember kemarin pengguna Opera Mini  mencapai 144,6 juta. Di Indonesia sendiri pengguna Opera Mini cukup mendominasi. Data tersebut saya lihat laporan State of the Mobile Web dari Opera tahun 2011 ini.

Jika main internet lewat PC saya memang lebih sering menggunkan Firefox dibanding Opera. Tapi jika menggunakan ponsel, saya masih setia dengan Opera Mini. Setidaknya ada tiga alasan kenapa saya menggunakan Opera Mini (selain karena memang ponsel saya cukup jadul) sebagai berikut,

1. Kompresi data yang luar biasa

Saya pernah bandingkan berselancar menggunakan Opera Mini dan peramban bawaan atau versi default. Ternyata memang lebih cepat dan lebih irit menggunakan Opera Mini. Mungkin ini yang diklaim Opera pada laporannya, bahwa Opera Mini bisa mengkompresi data sampai 90%. Masih dari data diatas, dari 13,2 petabyte yang seharusnya, pengguna Opera Mini cukup mengirimkan 1,4 terybite selama bulan lalu.

2. Fasilitas ‘save page’

Ini pun keren bagi saya, Opera Mini bisa melakukan penyimpanan sebuah halaman tanpa memerlukan koneksi lagi jika kita membukanya. Saya sering melakukannya jika menemukan artikel bermanfaat atau menarik tapi waktu saya terbatas untuk membacanya. Jika ada kesempatan baru saya baca artikel tersebut dengan tampilan sempurna meski dalam keadaan ofline.

3. Multitab

Dulu, yang paling membosankan berselancar menggunakan ponsel adalah tidak ada fasilitas multitab. Jadi kita mesti ‘back’ atau ‘forward’ jika ingin berpindah halaman. Opera Mini pun dulu begitu, tapi sekarang sudah tidak lagi. Kita bisa membuka beberapa halaman sekaligus dalam waktu bersamaan.

opera mini emulator multiple-instances

Tujuan tulisan ini bukan untuk membahas laporan dari Opera tersebut maupun 3 kelebihan Opera Mini versi saya yang tentu saja sangat subjektif. Tapi lebih kepada supaya kita sebagai empu blog tidak memandang sebelah mata pengguna Opera Mini. Sama seperti penggunjung yang menggunakan PC, penggunjung yang menggunakan ponsel khususnya pengguna Opera Mini pun harus kita manjakan. Biar mereka betah^^

Data dari Google Analytics, pengguna Opera Mini yang berkunjung ke blog ini cuma 1,7 %. Dengan catatan waktu itu blog ini belum menggunakan plug in untuk mendirect pengguna ponsel untuk melihat tampilan versi mobile dari blog ini. Memang dulu ketika membangun blog ini, saya tidak berfikir sejauh itu. Toh awalnya kami membuat blog ini sebagai latihan dan media belajar kami. Karena itulah saya mencoba menggunakan plugin, supaya blog ini memiliki versi mobile. Maksudnya untuk menambah pengunjung dari  pengguna  ponsel.

Setelah saya cek di ponsel saya, ternyata lumayanlah. Setidaknya pengunjung tidak terlalu memakan bandwith terlalu besar untuk membuka blog ini melalui ponsel mereka. Nah saya penasaran, bagaimana dengan tampilan di ponsel yang lain. Apalagi sekarang ponsel sudah pada canggih, maklum era Android cuy… (Ngiler belum kebeli…). Penasaran saya tersebut akhirnya cukup terpuaskan oleh Opera Mini Emulator.

opera mini emulator

Opera Mini Emulator seperti simulasi Opera Mini yang bisa diinstal di PC jadi bisa kita gunakan sebagai alat testing tampilan blog kita di Opera Mini. Kita bisa melihat tampilan blog kita dari berbagai jenis merk ponsel dan tipe yang berbeda sekaligus. Opera Mini Emulator ini tersedia untuk pengguna windows maupun mac. Tertarik?

Silahkan kunjungi http://www.opera.com/developer/tools/mobile/ . Gambar diatas pun sumbernya dari sana. Pesan moralnya,

Tak perlu pinjem ponsel orang hanya untuk melakukan testing tampilan blog^^